Showbiz

Berita Film Terbaru: IT Film Horor Adaptasi Novel Stephen King

TV Spot, IT

Bolaria.net, Berita Film Terbaru: Muncul di kota Derry, Maine, pada Jumat 8 September 2017. kali ini dalam film It adalah adaptasi baru Sutradara Andres Muschietti dari tulisan novel Stephen King seperti momok teror kehidupan nyata karena Film tersebut terakit dengan ha-hal yang adikodrati.

Dalam ceritanya, entitas kejahatan tituler Pannywise kembali setiap 27 tahun, dan kelompok yang harus menghadapinya saat ini adalah sekelompok anak-anak remaja yakni, Jaeden Lieberher sebagai Bill, pemimpin de facto yang mendukakan penculikan misterius adiknya; Sophia Lillis sebagai Beverly, gadis satu-satunya di kelompok ini; dan Jeremy Ray Taylor. Pembulatan keluar kelompok itu adalah Ritchie yang cerdas. Orang yang tidak kenal ampun Finn Wolfhard pembicara tak acuh Eddie (Jack Dylan Grazer), Stan yang enggan Wyatt Oleff, dan Mike (Chosen Jacobs), yang sebagai anak kulit kepala yang homeschooled .

Film It umum berlangsung dengan gerakan sosial ke tujuh remaja tersebut bertujuan membalas dendak dari kejahatan Pannywise, maknanya, setiap generasi pasti membawa masyarakat maju utuk membalas ketakutan dan kejahatan telah mengajarkan tentang sesuatu yang didominasi oleh kejahatan Pannywise maka saat ini adalah lingkaran dataratau kejahatan akan di balas dengan oleh tujuh remaja itu.

Dalam sebagian skrip tulisan novel Stephen King bahwa kejahatan itu bersifat generasional, bahwa ia harus disalurkan berulang kali. Raja juga tahu, bahwa “kejahatan” bukanlah tindakan yang lebih besar dari pada kehidupan, tapi tentang kecerobohan sehari-hari, penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakpedulian terhadap penyalahgunaan kekuasaan yang dipraktikkan manusia saat mereka menjalani kehidupan mereka.

Sutradah film It Andres Muschietti mengatakan, tidak tertarik dengan satu adegan khususnya di buku di mana anak-anak terlibat dalam sebuah tindakan yang akan mengejutkan untuk dilihat, adegan ini tidak membuat potongan. “Aku bukan tertarik pada bagian itu,” katanya, Ia menambahkan “Pengalaman emosional saya dengan buku ini (Novel Stephen King) sama sekali tidak menganggap adegan itu, dan saya kira secara umum ini adalah metafora yang tidak perlu di akhir cerita tentang ritus perjalanan,”.

Andry mengatakan, dirinya ingin keseluruhan dalam film It bertujuan untuk mengejutkan penggemar agar menikmati dan menilai filim tersebut dengan sudut pandang yang objektif.

“Itu benar-benar dibicarakan selama keseluruhan cerita, tapi itu sedikit tidak perlu, bagus dalam buku ini, saya menyukai gaya Stephen King, caranya mengejutkan orang dengan ayunan tonal dan intensitas yang tak terduga, tapi saya pikir saat itu menggelegar Dalam buku itu, itu tidak perlu dalam adaptasi film. Bagiku itu tentang melibatkan penonton dari sudut pandang emosional dengan karakternya,” ujarnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top