News

Info Sains: Tujuh Gerhana Matahari Paling Terkenal

Berita Terkini, Gerhana matahari

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Bolaria.net, Info Sains: Sejak jaman dulu, manusia telah menonton gerhana matahari, dimana bulan menutupi matahari ketika melewati Bumi. Gerhana matahari bisa berlangsung berapa jam yang biasanya digambarkan oleh masyarakat sebagai sebuah keajaiban.

Sejak jaman dulu, manusia telah menonton gerhana matahari, dimana bulan menutupi matahari ketika melewati Bumi. Gerhana matahari bisa berlangsung berapa jam yang biasanya digambarkan oleh masyarakat sebagai sebuah keajaiban.

Dari gerhana matahari yang pertama kali dicatata di Ugarit, Suriah sampai ke kota Assyrian. Ini lah 7 gerhana paling terkenal:

1. Gerhana Matahari Amerika
Gerhana matahari ini merupakan gerhana yang pertama kalinya terlihat di Amerika setelah 40 tahun pada tanggal 21 Agustus, 2017. Bayangan tersebut akan menyelimuti langit sejauh 110 kilometer dari daerah Oregon ke Carolina Selatan. Gerhana tersebut dinilai sangat jarang dari segi aksesnya.

2. Gerhana Ugarit
Gerhana matahari ini merupakan gerhana yang paling pertama tercatat. Menurut analisis yang ditemukan pada 1948, Gerhana Ugarit menggelapkan langit selama 2 menit dan 7 detik pada tanggal 3 Mei, 1375 Sebelum Masehi. Setelah itu, sebuah jurnal lingkungan pada tahun 1989 menemukan bahwa sebetulnya gerhananya muncul pada tanggal 5 maret, 1223 SM.

3. Gerhana Assyria
Pada tahun 763 SM, kerjaan Assyria yang sekarang bernama Irak, terjadi gerhana matahari selama 5 menit. Catatan awal dari periode tersebut menyebutkan bahwa gerhana terletak di bagian yang sama dengan peristiwa pemberontakan kota Ashur, yang sekarang dikenal dengan Qal’at Sherqat di Irak. Teori tersebut menjelaskan bahwa ada orang-orang kuno yang menghubungkan kedua peristiwa tersebut di dalam pikirannya.

4. Gerhana Masa Awal Cina
Pada tahun 1302 SM, ahli sejarah mendokumentasikan sebuah gerhana matahari total yang memblokir matahari selama 6 menit 25 detik. Di Cina, Matahari disimbolkan sebagai kaisar. Maka, gerhana tersebut merupakan sebuah peringkatan untuk pemimpinnya. Setelah terjadinya gerhana matahari tersebut, kaisar disana hanya makan makanan vegetarian dan melakukan ritual untuk melindungi matahari, menurut sebuah studi di Journal of Astronomical History and Heritage pada tahun 2003.

5. Penyaliban Yesus
Injil-injil dari agama Kristen mengatakan bahwa langit menjadi gelap selama berjam-jam setelah terjadi penyaliban Yesus. Menurut ahli sejarah, hal ini dilihat sebagai mukjizat atau tanda akan terjadi zaman untuk kegelapan. Kemudian, ahli sejarah menggunakan ilmu astronomi untuk menunjukkan kematian Kristus berdasarkan gerhana tersebut. Beberapa ahli sejarah juga menghubungkan penyaliban yesus dengan gerhana matahari total yang berlangsung selama 1 menit 59 detik yang terjadi pada tahun 29 Common Era Yang lain mengatakan bahwa di gerhana total kedua yang menghalangi matahari selama 4 menit dan 6 detik di tahun 33 C.E menandai kematian Yesus.

6. Kelahiran Nabi Muhammad
Di Al-Qur’an menyebutkan bahwa terjadi gerhana matahari ketika Nabi Muhammad lahir. Ahli sejarah setelah itu mencoba meneliti bahwa ini mengaitkan kepada gerhana matahari total yang terjadi selama 3 menit 17 detik di tahun 569 Common Era (CE). Namun, orang-orang Muslim pertama di dunia tidak pecaya bahwa gerhana matahari merupakan sebuah tanda dari Tuhan. Namun, menurut sebuah hadis dari Nabi Muhammad, Nabi Muhammad mengatakan bahwa “matahari dan bulan tidak dialami untuk kematian atau kehidupan seseorang.”

7. Gerhana Matahari Raja Henry
Ketika Raja Henry I dari Inggris, anak dari Wiliam the Conqueror meninggal di A.D 1133, peristiwa tersebut sejalan dengan gerhana matahari yang berlansgung selama 4 menit dan 38 detik. Dalam cerita “Anglo-Saxon Chronicle”, bagian dari cerita tersebut menjelaskan bahwa: “Pada tahun ini, Raja Henry I pergi ke laut di Lammas, dan hari kedua saat ia berbaring dan tidur di kapal, hari menjadi gelap di atas semua daratan; dan Matahari menjadi seperti bulan tiga malam, dan bintang-bintang ada di tengah hari. Orang-orang sangat takut dan melihat bahwa ada kejadian yang sangat besar setelah ini. Setelah itu terjadi lah kematian Raja Henry,” menurut pernyataan dari NASA.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top