News

Berita Teknologi: Perjalanan Eduard Khil, Dari Penyanyi Biasa Menjadi Viral

Eduard Khil

Bolaria.net, Berita Teknologi: Google Doodle menandai hari ulang tahun ke 83 Eduard Khil. Eduard Khil merupakan penyanyi Rusia yang sensasional ketika tahun 2009 video klip lama penampilannya di stasiun televisi di upload ke youtube dan menjadi viral. Lalu bagaiamana perjalanan karis seorang Eduard Khil?

Selebriti ketika era Uni Soviet selalu berhubungan dengan politik. Khil, yang tumbuh di Smolenks yang diduduki oleh tentara Nazi seringa menyanyi untuk menghibur tentara yamg terluka hingga awal 1960-an dan kemudian ia lulus dari Rimsky-Korsakov Conservatory di Leningrad (sekarang St Petersburg) ketika ia mengambil bagian pada kompetisi menyanyikan lagu patriotik yang diorganisir Kremlin.

Suara baritone Khil mengantarkannya menjadi juara All Russian Competition for Performers tahun 1962 dan menjadi juara kedua di Sopot International Song Festival di 1965.

Eduard Khil denga cepat menajdi pahlawan nasional dengan memuji nilai komunis melalui lagu seperti ‘Woodcutter’, sebuah lirik pujin untuk kesehatan dan kekuatan penebang pohon, yang bekerja keras untuk sesuatu yang lebih baik.

Popularitasnya kian berkembang dan status Khil terlihat terjamin di tahun 1974 ketika ia diberi penghargaan gelar People’s Artist oleh negaranya dan diperbolehkan tur dunia. Keistimewaan ini hanya terbatas pada beberapa masyarakat atau komunitas elit negaranya.

Khil tampil di lebih dari 80 negara sepanjang karirnya merepresentasika kekuatan Uni Soviet melalui lagu-lagunya. Eduard Khil bahkan mengunjungi Amerika Serikat, musuh Uni Soviet saat itu, untuk berlibur dan berkeliling dari pesisir ke pesisir dan menghibur imigran Rusia di New York.

Ia juga menjadi pengajar untuk penyanyi muda di Leningrad State Theatre Arts Academy antara tahun 1977 dan 1979.

Dicintai di masa jayanya, Khil tidak lepas dari censorship Soviet. Bahkan lagu “Trololo”nya termasuk salah satu yang menjadi kontroversi di jamannya. Lagu yang bertema ballad koboi oleh komposer Arkady Ostrovsky yang berjudul asli ‘I am Very Happy because I am finally Coming House’, liriknya dihilangkan karena dianggap sentimental pada rival Uni Soviet (Amerika). Sehingga Khil merubahnya menjadi nada alternatif yang mengekspresikan kegembiraan kembalinya protagonis.

Setelah viralnya video penampilan Khil di internet, ia diundang kembali oleh Presiden Rusia saat itu Dmitry Medvedev pada November 2009 dengan Perintah untuk Melayani Tanah Air. Medvedev mengungkapkan bahwa lagunya telah dicintai tidak hanya di negaranya namun juga di luar negeri.

Kematian Eduard Khil di tahun 2012 dideskripsikan oleh Medvedev sebagai sebuah kehilangan yang tidak tergantikan untuk budaya mereka. Di tahun 2014, Presiden Rusia Vladimir Putin memuji almarhum dengan memainkan lagi “Trololo” di Olimpiade Musim Dingin Sochi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top