News

Berita Dunia: Pemimpin Dunia Kecam Uji Coba Bom Nuklir Korea Utara

Bom Nuklir, Korea Utara

Bolaia.net, Berita Dunia: Uji coba bom nuklir Korea Utara pada hari Minggu pagi (3/9) telah menarik kemarahan dunia internasional. Program pengembangan nuklir Korea Utara ini dianggap merusak perdamaian dan keamanan dunia internasional oleh para pemimpin dunia. Uji coba bom nuklir Korea Utara pada hari Minggu pagi (3/9) telah menarik kemarahan dunia internasional. Program pengembangan nuklir Korea Utara ini dianggap merusak perdamaian dan keamanan dunia internasional oleh para pemimpin dunia.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Gutteres pada Minggu (3/9) menyebutkan bahwa Uji Coba yang dilakukan Pemerintah Korea Utara ini merupakan “pelanggaran serius terhadap kewajiban internasional Korea Utara. Uji coba bom nuklir yang telah dilaksanakan sebanyak enam kali ini dianggap sangat merusak stabilitas keamanan regional. Gutteres pun meminta Pemerintah Korea Utara untuk menghentikan tindakan ini dan memenuhi kebutuhan internasionalnya.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, beranggapan uji coba bom nuklir Korea Utara mem-branding Korea Utara sebagai “Negara Penipu” yang “kata-kata dan tindakannya secara terus menerus bermusuhan dan berbahaya” bagi Amerika Serikat. Ketika ditanya oleh para reporter pada Minggu (03/09) jika Trump berencana untuk menyerang Korea Utara, ia hanya berkata “Kita akan lihat”.

Kanselir German Angela Merkel dan Presiden Perancis Emmanuel Macron meminta sanksi yang lebih keras dari Uni Eropa melawan Korea Utara, berkata bahwa Korea Utara telah “mencapai sebuah dimensi provokasi baru” dengan uji coba bom nuklir terbarunya. Kantor Merkel menyebutkan bahwa Kanselir Merkel dan Presiden Macron setuju bahwa Korea Utara telah menginjak-injak hukum internasional dan oleh karena itu komunitas internasional harus bertindak dengan tekad melawan peningkatan tindakan ini.

Di lain pihak, Presiden Cina Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin sepakat pada Hari Minggu (03/09) untuk mengambil langkah tepat atas uji coba bom nuklir terbaru Korea Utara. “Kedua pemimpin ini sepakat untuk tetap bertahan pada tujuan denuklirisasi semenanjung Korea dan mempertahankan komunikasi dan koordinasi yang dekat untuk menghadapi situasi baru”, seperti yang dikutip dari agensi berita Xinhua.

Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson mengatakan uji coba bom nuklir terbaru Korea Utara dapat merepresentasikan sebuah ancaman orde baru. “Tidak perlu dipertanyakan lagi bahwa ini (uji coba bom nuklir Korea Utara) adalah provokasi lainnya, tindakan ini sembrono” kata Johnson dalam sebuah pernyataan.
Yukiya Amano, Kepala International Atomic Energy Agency (IAEA), menyayangkan tindakan Korea Utara ini. Ia menyebutkan bahwa IAEA terus menerus mengikuti secara dekat perkembangan program nuklir Korea Utara.

Presiden Korea Selatan pun bersumpah untuk mendorong sanksi yang paling berat pada Departemen Keamanan PBB terhadap Korea Utara agar dapat benar-benar mengisolasinya. Shinzo Abe, Perdana Menteri Jepang ikut mengecam program pengembangan nuklir Korea Utara ini dengan menyebutnya sebagai program yang meruntuhkan perdamaian dan keamanan regional.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top